We see you're using Internet Explorer, which is not a safe way to browse the web. We strongly suggest downloading Firefox. We think you'll like it better:
· Firefox blocks pop-up windows.
· It's more secure against viruses and spyware.
· It keeps Microsoft from controlling the future of the internet.
· It's better for web designers and developers.
· Features like tabbed browsing make reading webpages easier.
Click the button on the right to download Firefox. It's free.
We see you're using Internet Explorer, which is not a safe way to browse the web. We strongly suggest downloading Firefox. We think you'll like it better:
· Firefox blocks pop-up windows.
· It's more secure against viruses and spyware.
· It keeps Microsoft from controlling the future of the internet.
· It's better for web designers and developers.
· Features like tabbed browsing make reading webpages easier.
Click the button on the right to download Firefox. It's free.
Karateka Umar Syarief berhasil mengangkat nama Indonesia di forum karate internasional, setelah di final mengalahkan karateka tuan rumah yang juga juara bertahan Grunert FRM. Di Kejuaraan Karate Internasional Antar Master Eropa yang berlangsung di Rovensburg, Jerman, Kamis (31/7). Kejuaraan Karate Internasional Antar Master Eropa, diikuti delapan karateka dari delapan negara, Jerman, Italia, Prancis, Swiss, Austria, Jepang, Indonesia, dan Inggris tersebut, Umar tampil sebagai juara setelah di final mengalahkan karateka tuan rumah yang juga juara bertahan Grunert FRM.
Kabid Binpres PB FORKI Madju Dharyanto mengatakan hasil yang dicapai Umar, di Kejuaraan Karate Internasional Antar Master Eropa. Merupakan prestasi buat karateka Indonesia, agar para karateka Indonesia lainnya yang lebih junior mau mengikuti jejak Umar.
”Kita patut berbangga dengan hasil yang dicapai Umar. Karena boleh dibilang dia berjuang sendirian untuk mengibarkan bendera merah putih dan diiringi lagu Indonesia Raya,” sambungnya. Read the rest of this entry »
HASIL PERTANDINGAN OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL 2008
TINGKAT SD CABOR KARATE
KATA PERORANGAN PUTRA
1 - Putu Kertayasa - Bali/Lemkari - SDN 3 Batur
2 - Henri Oktavianus - Jatim/Inkai - SDN Sidokare IV Sidoarjo
3 - Rasyad Rizqy R - Sulut/Inkado - SDN 11 Manado
3 - Jonni Abdilah S - Sumut/Inkai - SD Hangtuah Medan
KATA PERORANGAN PUTRI
1 - Emilia Sri H - DKI/Inkai - SDS Angkasa XII Jaktim
2 - Jessica Octaviora - Jabar/Inkai - SD Yos Sudarso Karawang
3 - Yolanda Luciana - Jatim/Lemkari - SDK Untung Suropati I, Sidoarjo
3 - Ni Made Yuditya - Bali/Inkai - SDN 26 Pemecutan
TINGKAT SMP CABOR KARATE
KATA PERORANGAN PUTRA
1 - Ramadhansyah Abdan - Jabar/Inkanas - SMPN 30 Bandung
2 - Andi Dasril Dwi D - Sulsel/Gojukai - SMPN 4 Sunggu Minasa
3 - Gede Rizky Gustisa - Bali/KKI - SMPN 3 Denpasar
3 - Angga Pratama - Jatim/Inkai - SMPN 2 Sidoharjo Read the rest of this entry »
Setelah mendominasi pada Piala Mendagri dan Maesa. Kini INKANAS kembali mendominasi pada PON kali ini. Hasil pertandingan PON XVII Kalimantan Timur tahun 2008 Cabang Olahraga Karate menunjukkan bahwa Jawa Timur menjadi Juara Umum dan diikuti oleh Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta.
Namun jika dikategorikan berdasarkan Perguruan Karate masing-masing, INKANAS menjadi Juara Umum Perguruan disusul oleh INKAI dengan 5 emas dan INKADO dengan 4 emas.
INKANAS dalam event besar ini berhasil mengumpulkan 6 emas, 5 perak dan 11 perunggu (termasuk kumite beregu yang terdiri dari berbagai perguruan). Walaupun pengumpulan medali Kumite Beregu yang umumnya terdiri dari berbagai campuran perguruan. Namun tetap Perguruan INKANAS menjadi Juara Umum Perguruan dengan mengoleksi 4 emas dan unggul 4 perak dari INKADO.
Pada acara silaturahmi Perguruan INKANAS yang diadakan tanggal 15 Juli 2008 atas Undangan INKANAS Balikpapan (Senpai Doni Boyo) dan INKANAS Kaltim (Sensei Joni Bachtiar dan ___________) di Sport Centre Balikpapan Baru, Para Atlet yang berprestasi memperoleh medali pada event PON diberikan uang pembinaan dari peringkat I hingga ke-III oleh Bapak ___________ yang juga merupakan GM PLN Kaltim. Bapak yang telah menyandang DAN IV ini tidak sendirian, beliau ditemani oleh Ketua Dewan Guru INKANAS Sensei Djafar Djantang, Dewan Guru asal Kaltim Sensei Joni Bachtiar, Dewan Guru Sensei Titi Verdi, Ketua Dewan Wasit INKANAS Sensei Haefendri Puteh didampingi Sensei Hadismar Noer.
Pada kesempatan ini pula Senpai Umar Syarif yang telah merebut tiga emas di kegiatan paling bergengsi antar daerah tahun 2008 ini, diberikan kesempatan oleh Ketua Dewan Guru PB INKANAS untuk bercerita pengalamannya di luar negeri dalam memperdalam Karate. Umar mengatakan pertandingan di Eropa dalam satu bulan bisa 1-2 kali. Sehingga dalam satu tahun para karate-ka dapat mengikuti pertandingan hingga 25 kali. Sehingga mendapatkan jam terbang yang sangat cukup sekaligus untuk uji coba. Selain itu para atlet Junior disana (red: Eropa) dapat mengikuti kelas Senior pada pertandingan, sehingga teknik-teknik yang dikeluarkan oleh Junior dan Senior seimbang.
Umar juga menambahkan dan mengeluarkan statement, untuk menjawab beberapa pertanyaan mengenai simpang siur perguruan Karate yang Umar jalani. Namun Umar mengatakan:
Saya Perguruan INKANAS
sehingga jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan terjawab sudah, bahwa Umar mengakui dirinya adalah Karate-Ka INKANAS. Hal itu langsung diberikkan applause oleh hadirin perwakilan Pengprov INKANAS.
Hari terakhir Karate mempertandingkan dua kelas yaitu Kumite Beregu Putra dan Kumite Beregu Putri. Pada Kumite Putri, Tim DKI Jakarta yang diperkuat oleh Jenny, Puspa, Telly, dan Carla berhasil menundukan tim tuan rumah yang diperkuat oleh Atik, Riona, Jaryati dan Janet dengan skor 2-0.
Pertandingan menarik dan sengit terjadi pada partai Kumite Beregu Putra dimana setelah tim Sulsel gugur oleh Jatim, sehingga posisi Juara Umum Sulsel terancam. Menariknya lagi, penentuan Juara Umum Cabang Olahraga Karate pada PON kali ini ditentukan oleh Partai Final Kumite Beregu Putra (yang merupakan partai terakhir) karena yang melaju ke Partai ini merupakan Tim Jawa Timur dan Tim DKI yang memiliki perolehan medali emas yang sama.
Sulsel (4-1-3), Jatim (3-3-4) dan DKI (3-8-3)
namun di akhir pertandingan perolehan medali menjadi
Di Hari ketiga, DKI Jakarta, Sumatera Utara dan Jawa Timur berhasil menyusul Tim tuan rumah dan Tim Jawa Barat dalam perolehan medali. Penambahan emas pada DKI diperoleh oleh Jenny Zeanet yang mengalahkan Juli Manurung dari Sumatera Utara dengan skor 2-0 pada Kelas Kumite Putri -53 Kg. Sedangkan Tim tuan rumah Jaryati harus puas dengan posisi ketiga bersamaan dengan Retno dari Jawa Tengah.
Sedangkan Sumatera Utara di hari ketiga ini berhasil memperoleh 2 emas yang juga merupakan emas pertamanya diperoleh pada Kelas Kumite Putra -55 Kg dan 60 Kg oleh Pulungan dan Donny Dharmawan. Pulungan harus berjuang keras terlebih dahulu melawan Bambang Maulidin di partai Final karena keduanya mendapatkan skor seri 5-5 sehingga diadakan perpanjangan waktu 1 menit enchosen/sudden death dan Pulungan berhasil melancarkan pukulan Gyaku Tsuki kepada Bambang. Sedangkan Donny menang telak atas tim DKI Jakarta yang diperkuat oleh Yellovin dengan skor 8-0.
Sulsel kembali merebut Emas pada kelas Kata dengan kemenangan telak 5-0 Tim Sulsel yang diperkuat oleh Faizal,Aswar dan Fidelis mengalahkan tim DKI yang diperkuat oleh Denis, Angga, Ferry. Selain itu juga Sulsel kembali memperoleh medali emas pada Kelas Kumite -70 Kg Putra dengan nama Ismail Aswar dengan mengalahkan I Ketut Murti dari Bali. Pelatih Tim Sulsel Senpai Mursalim mengatakan untuk saat ini Tim Sulsel telah memenuhi target, untuk dua hari kedepan Tim Sulsel akan main lepas tanpa target namun tetap berusaha yang terbaik untuk memperoleh emas tambahan.
Sedangkan di Kelas Kata Beregu Putri kembali trio Dewi, Eka, dan Alit dari Jawa Barat meraih medali Emas. Dengan demikian Jawa Barat menggondol 2 emas pada kelas Kata Putri walapun pada Kata Beregu Putra hanya dapat merebut medali Perunggu.
Di Kelas Kumite Putri +60 Kg tim tuan rumah Atik Wahyuningsih mampu mengalahkan Wiwi Pertiwi dari Sulawesi Selatan sehingga mampu menyumbangkan emas pertama bagi Kaltim di Cabang Olahraga Karate. Sedangkan juara 3 bersama diperoleh oleh Mardiah dari Sumut dan Imas dari Jabar. Dilanjutkan juga dengan perolehan medali kedua dari tim tuan rumah oleh Ade Bagus pada Kelas Kumite Putra -65 Kg sehingga Kaltim menjadi urutan ketiga dengan perolehan 2 emas.
Untuk Kelas Kumite Putri -60 Kg Puspita dari Jateng mengalahkan Meilina dari Sumsel. Sedangkan juara 3 bersama diperoleh oleh Tantri dari Sumut dan Puspa Meonk dari DKI Jakarta.
Hari ini (12 Juli 2008) Kejuaraan Karate PON XVII dibuka oleh Sekretaris Jenderal PB FORKI Bapak Hendarji. Dari 28 daerah yang masuk kualifikasi PON, hanya Kalimantan Tengah yang tidak jadi hadir pada event bergengsi ini.
Hari pertama dipertandingkan kelas Kata Perorangan Putra, Kata Perorangan Putri, Kumite +80 Kg Putra, Kumite -80 Kg Putra dan Kumite -75 Kg Putra.
Emas pertama Karate diperoleh oleh Faisal dari Sulawesi Selatan untuk kelas Kata Perorangan Putra dan Iin Hasanah dari Jawa Barat yang langsung diberi selamat oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf yang hadir untuk memberi support kepada Atlet Jawa Barat.
Pertandingan berikutnya di Kelas Kumite Perorangan Putra +80 Kg dimenangkan oleh Umar Syarif dari Jawa Timur dengan Skor 8-0 menaklukan Robby dari DKI Jakarta. Di Kelas Kumite -80 Kg Putra dimenangkan oleh dimenangkan oleh Hendro Salim dari Sulawesi Selatan tanpa perlu bertanding karena lawan tandingnya Ray dari Sulawesi Utara tidak dapat melanjutkan pertandingan.
Di Kelas Kumite -75 Kg dimenangkan oleh Christo Mondolu dari DKI Jakarta mengalahkan Bisma Yulian dari Jawa Timur sekaligus memberikan emas pertama bagi DKI Jakarta.
Pekan Olahraga Nasional telah dibuka di Samarinda, beberapa cabang olahraga telah usai dilaksanakan. Namun bagaimana dengan Karate? kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 12-15 Juli tentunya tak ingin luput dari pemantauan Anda sebagai pemerhati Karate. Untuk itulah kami dari www.dasrilkarate.com akan memberikan live review langsung dari Gedung Dome, Balikpapan yang akan kami upload langsung di tempat. Kami akan menampilkan pertandingan-pertandingan menarik berikut dengan finalnya. Kami tidak hanya menampilkan hasil dari pertandingan, tetapi juga rekaman pertandingan yang dapat Anda saksikan langsung disini.
Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) kembali melaksanakan Seleksi Nasional (Seleknas) Karate Junior tahun 2008 yang dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga FORKI, serta hasil Keputusan Rapat Pleno PB. FORKI pada tanggal 13 Mei 2008.
Seleknas Junior dilaksanakan untuk memilih atlet-atlet karate junior yang akan mengikuti Pelatnas FORKI untuk persiapan menghadapi AKF Championships 2008 di Sabah Malaysia tanggal 26 – 31 Agustus 2008. Seleknas yang akan digelar di GOR Bulungan Blok M - Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada tanggal 30 dan 31 Juli 2008 pukul 08:30 – 18:00.
Sementara itu Dewan Wasit dalam rangka kegiatan Seleknas Junior akan menyelenggarakan refresing wasit juri pada tanggal 29 Juli 2008 pukul 15:00 – 18:00 Lt.II Gedung Piramid Gelora Bung Karno, Jl Pintu I Senayan Jakarta Pusat. Untuk pendaftaran dan penimbangan badan tanggal 29 Juli 2008 pukul 09:00 – 14:30 Lt.II Gedung Piramid Gelora Bung Karno, Jl Pintu I Senayan Jakarta Pusat, sedangkan untuk manager meeting dan drowing dilaksanakan tanggal 29 Juli 2008 pukul 15:00 – 18:00 juga Lt.II Gedung Piramid Gelora Bung Karno, Jl Pintu I Senayan Jakarta Pusat. Read the rest of this entry »